15 Alasan Harus ke PRADIKA RABBIT

Posting Populer

9.28.2011

SCABIOSIS PADA KELINCI

.
6 komentar

SCABIOSIS PADA KELINCI

Scabiosis pada daerah wajah dan hidung

Ketika kita memelihara kelinci tentu saja yang diinginkan adalah kelinci dalam keadaan sehat. Kelinci merupakan hewan kesayangan yang saat ini banyak diminati oleh masyarakat. Bagi para pecinta kelinci tentu saja masalah perawatan dan pola hidup sangat penting untuk diperhatikan. Jika hal tersebut diabaikan maka kelinci kesayangan kita akan mudah terserang penyakit. Salah satu penyakit yang masih sering terjadi adalah scabiosis. Scabisosis merupakan salah satu penyakit kulit disebabkan oleh ektoparasit Sarcoptes scabiei dan Notoedres cati. Nah, mengapa kelinci kesayangan kita dapat terserang penyakit ini dan bagaimana pengaruhnya pada kelinci kita? Mari kita simak bersama...

Scabiosis merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh ektoparasit Sarcoptes scabiei dan Notoedres cati. Penyakit ini dapat menular bukan hanya pada kelinci lainnya tetapi juga pada manusia. Infeksi penyakit kulit ini dapat menyebabkan menyebabkan gatal-gatal yang luar biasa, kerontokan rambut dan kerusakan kulit akibat tungau tersebut membuat terowongan di bawah lapisan kulit. Tentunya kejadian seperti ini akan menggangu keseharian kelinci kita. Pada mulanya tungau tersebut akan menyerang bagian kepala kelinci dan kemudian akan menyebar ke daerah lain misalnya sekitar mata, hidung, kaki hingga ke seluruh tubuh. Gejala dari infeksi ini akan menunjukkan adanya keropeng (crusta) berwarna keputihan yang nantinya akan menebal. Meluasnya infeksi ini didukung oleh kebiasaan kelinci membersihkan daerah kepala.

Kelinci yang terkena penyakit ini disebabkan oleh karena, pertama iklim tropis Indonesia sangat mendukung agen infeksi scabiosis, kedua yakni sanitasi yang lembab di dalam kandang sehinga memudahkan parasit menyerang hewan tersebut, ketiga kelinci termasuk peka terhadap infeksi tersebut, keempat yaitu kelinci dapat terserang penyakit ini akibat minimnya perhatian dari pemilik misalnya kurang menjaga kebersihan kelinci. Selain itu faktor lainnya yang tidak kalah penting yaitu penularan penyakit kulit ini akibat adanya kontak fisik dengan penderita scabiosis atau dengan alat-alat yang tercemar tungai seperti kandang, sisir, botol nipple, tempat makan dan lain – lain.

Scabiosis pada telinga

Pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana apabila kelinci kita terserang penyakit itersebut? Tentu saja tindakan awal yang harus kita lakukan sebagai pemilik kelinci adalah memisahkan kelinci yang sakit scabies dan yang sehat. Dan karena penularan scabiosis secara kontak langsung maka kelinci lainnya juga turut serta diperiksakan ke dokter hewan terdekat untuk di berikan terapi. Akan tetapi sangat disayangkan kini beberapa pemilik kelinci justru berusaha mengobati sendiri tanpa mengetahui pengaruh yang akan ditimbulkan apabila memberikan terapi yang justru akan membahayakan kelinci itu sendiri. Misalnya saja dengan pemberian obat yang TIDAK TEPAT dosis dan salah LOKASI pengobatannya, padahal umumnya obat yang digunakan bersifat toksik sehingga apabila tidak sesuai akan berbahaya bagi kelinci dan memberikan pengaruh yang buruk bagi tubuh kelinci. Oleh sebab itu saran yang dapat Kami berikan apabila kelinci Anda terserang penyakit ini maka segeralah periksakan kelinci Anda pada dokter hewan kepercayaan Anda atau dokter hewan terdekat.

Scabiosis dilihat secara Mikroskopis

Nah, bagaimana dengan pencegahannya? Sebenarnya sangat mudah mencengah infeksi scabiosis ini, yaitu selalu memberikan perhatian kepada kelinci dengan menjaga kebersihan lingkungan dan kelinci untuk mencegah infeksi penyakit kulit terutama scabiosis. Dengan selalu memberikan perhatian kepada kelinci kita maka tentu saja kelinci kita akan semakin bahagia dan sehat. ^_^


readmore »»

8.02.2011

MENERIMA JASA PENITIPAN KELINCI

.
0 komentar

MENERIMA JASA PENITIPAN KELINCI



Bingung karena akan bepergian jauh hingga luar kota dalam waktu yang lama? Bingung karena tidak ada pembantu atau orang yang dapat dipercaya untuk merawat dan memberi makan kelinci kesayangan anda? Ingin menitipkan Kelinci namun cemas karena Kelinci anda akan bercampur dengan hewan lain?

DON'T WORRY, LET'S SMILE :)

Kami menawarkan solusi atas kebingungan anda dalam menitipkan kelinci kesayangan anda dengan harga hemat plus bonus grooming* ^^



Kami menyediakan penitipan khusus Kelinci. Tidak lagi kelinci akan bercampur bersama anjing, kucing dan hewan lainnya.

Kelinci kesayangan anda adalah amanah kami untuk terus menjaganya dan memantaunya. Selama 24 jam, kami akan memberi kasih sayang dan perhatian sama layaknya kelinci kami sendiri, Cheer up ^^

Silakan bagi para Rabbit's Lovers yang ingin menitipkan kelinci kesayangan Anda pada kami, Untuk info lebih lanjut segera menghubungi kami melalui email atau nomor kontak kami :)

readmore »»

6.28.2011

PELIHARA KELINCI DI DALAM RUMAH YUK !!

.
3 komentar

PELIHARA KELINCI DI DALAM RUMAH YUK !!



Kelinci adalah makhluk hidup jadi tidak selayaknya kita sebagai pemilik hanya mengandangkan kelinci dan hanya memberikan makan dan minum saja. Kelinci sangat suka hidup di lingkungan yang luas, kandang tempat tinggalnya yang hanya berukuran 60cm x 50cm tentu tidak cukup untuk membuatnya bebas bergerak. Di alam liar, kelinci hidup secara berkoloni dan berada di padang atau hutan yang luas. Mereka bebas berlari dan melompat kapan pun ia inginkan. Sama halnya dengan kelinci liar yang hidup di hutan, kelinci kesayangan kita pun memiliki keinginan untuk dapat berlarian dan melompat kapan pun ia suka.

Kelinci layaknya hewan peliharaan lain juga menyukai sentuhan, belaian dan kasih sayang dari pemiliknya. Kelinci sebaiknya tidak hanya di letakkan di dalam kandang dan menghabiskan waktu hidupnya disana. Hewan bertelinga panjang ini sangat suka dan sering sekali mencari perhatian kepada pemilik, namun disayangkan terkadang pemilik kurang mengerti apa yang sedang kelinci kesayangannya inginkan.

Lantas apa yang harus dilakukan kita selaku pemilik kelinci?

Sebagai pemilik yang sayang dengan kelincinya tentu akan memberikan waktu untuk kelincinya bermain dan berlarian di luar kandang. Perhatikan sekeliling rumah sebelum kelinci di keluarkan dari kandangnya. Pastikan benda-benda yang sekiranya dapat digigit kelinci dan membahayakannya untuk segera diamankan, terutama kabel-kabel elektronik, charger HP, PC dan Laptop (punya kami sudah 2 kali ini kabel putus digigit kelinci :D) (2). Jika cemas rumah akan kotor karena kelinci yang berlarian ada baiknya sebelum itu untuk diajarkan *Toilet Training* agar pup dan pee kelinci teratur dan tidak berceceran dimana-mana.

Kelinci yang dilepas diluar kandang jika dia senang dan nyaman dengan kita maka ia akan langsung mendekat dan berputar-putar di kaki kita. Tingkah tersebut sangat lucu dan tidak akan berhenti hingga kita duduk dan membelainya dengan lembut. Kemudian dia berlari dan melompat tinggi seakan menari di udara *Binky Bunny*. Ada pula yang hanya diam dan mendekati kita

Bagaimana cara mendekatkan kita dengan kelinci kesayangan?

Untuk memulai mendekati kelinci tidaklah sulit *Berteman dengan kelinci*. Saat pertama kali ia datang ke rumah kita beri dia makanan dan belai-belai beberapa saat dan tunggu sampai ia makan, minum dan buang kotoran di kandangnya (1). Belai selalu disaat akan memberi makan, minum dan mambersihkan kandangnya. Kelinci juga dapat diberi nama *Memberi Nama Kelinci* ajari kelinci kita mengenali panggilan kita kepadanya dengan memanggilnya disaat kita berinteraksi dengannya.

Kelinci yang sudah mengenal kita akan mendekat dan suka mencari perhatian. Mulai dengan memilih-milih makanan, membanting tempat makan dan menhentakkan kaki ke kandang jika kita tidak meresponnya. Kelinci yang sering dimanja oleh pemiliknya biasanya gemar memilih makanan dan sedikit rewel jika makanan yang dia minta tidak kita berikan. *Berteman dengan Kelinci*

Bagaimana dengan menggendong kelinci?

Hal yang tidak boleh dilakukan saat akan menggendong kelinci adalah menarik atau mengangkat telinganya. Selain itu pula, berhati-hati saat menggendong kelinci. Jangan sampai kelinci terjatuh dari tempat yang tinggi. Struktur tulang kelinci berbeda dengan kucing, sehingga jika terjatuh dari tempat yang tinggi dapat mengakibatkan luka hingga patah tulang. *Cara Menggendong*

Apa saja mainan kelinci?

Banyak hal yang dapat dimainkan oleh kelinci. Hal yang sering dia lakukan adalah mengacak-acak kertas, koran atau rumput kering. Sediakanlah mainan tersebut di dalam kandang atau di luar kandang kelinci yang menurut anda paling sesuai. *Bermain bersama Kelinci*

Mengapa Kelinci harus diberi kesempatan untuk bebas/diluar kandang?

Kelinci yang hanya tinggal di dalam kandang saja akan sering mengalami kegemukan dan stress. Hal itu dapat diredakan dengan memberi mereka kesempatan bebas mengekpsresikan keinginan mereka. Kelinci yang terlalu gemuk juga rentan terkena penyakit dan dapat mengakibatkan infertil

Rumah atau Halaman tempat yang cocok untuk dia berlarian?

Jawabannya tentu adalah Rumah, karena dapat dipastikan rumah yang kita tinggali aman dari predator yang dapat membahayakan kelinci. Tikus, Kucing liar, Anjing hingga ular. Selain itu kebersihan kelinci juga lebih terjaga. Tidak dianjurkan untuk melepas kelinci di halaman rumah yang habis terkena air atau hujan. Karena selain bulu kelinci menjadi kotor juga dapat menjadi sumber penyakit

Dari ulasan singkat diatas dapat kita menyimpulkan bahwa kelinci memiliki waktu untuk diberi kesempatan bebas dan rumah kita yang menjadi tempat teraman untuk kelinci. Banyak sekali kelinci yang sudah pandai dalam toilet training sama sekali tidak membutuhkan kandang untuk dia tinggal, melainkan rumah yang dihuni bersama pemiliknya.

Mari kita bersama-sama merubah paradigma bahwa memelihara kelinci haruslah di dalam kandang dan jangan dikeluarkan karena bau dan suka buang air sembarangan. Kelinci juga aman dari ancaman penyakit zoonosis (penyakit dari hewan yang menular ke manusia) sehingga dari anak kecil hingga lansia sangat cocok untuk memelihara kelinci.

Info menarik lainnya dapat anda temui di blog ini, http://pradikarabbit.blogspot.com/

readmore »»

6.03.2011

MENGENAL LEBIH DEKAT TENTANG MOULTING PADA KELINCI

.
21 komentar

MENGENAL LEBIH DEKAT TENTANG MOULTING PADA KELINCI
Sering kali kita menjumpai bulu kelinci rontok dalam jumlah yang banyak bahkan hampir diseluruh tubuh. Salah satu kerontokan bulu kelinci yang terjadi dalam hidupnya adalah moulting. Mari kita mengenal lebih dekat mengenai moulting pada kelinci.
Bulu kelinci tumbuh dalam folikelnya secara tunggal atau dalam jumlah kelipatan dan memiliki karakteristik seperti mantel yang padat. Pertumbuhan bulu secara cepat terjadi pada kelinci yang baru lahir dan pada awalnya terdiri dari bulu-bulu halus yang lunak. Kemudian bulu ini akan berganti pada usia 5-6 minggu menjadi bulu intermediate sampai kelinci berusia 4-5 bulan. Bulu kelinci yang berganti menjadi intermediate akan bebas dari moulting sampai kelinci tersebut dewasa.
Saat menginjak usia dewasa akan mengalami moulting kembali tergantung dari musim dan terjadi setiap tahunnya. Selama moulting, terdapat berberapa area dari bulu yang mengalami tahap pertumbuhan. Kerontokan bermula dari kepala kemudian berjalan kebawah menuju leher, punggung, perut dan bagian lainnya. Proses moulting dipengaruhi oleh rangsangan lingkungan, hormone dan nutrisi. Selain itu kepadatan dari bulu kelinci juga dipengaruhi oleh suhu lingkungan dan asupan gizi. Pada musim yang panas biasanya bulu kelinci lebih pendek dibandingkan pada musim dingin. Asupan gizi yang berkualitas akan mempengaruhi pertumbuhan bulu yang cepat.

readmore »»

5.23.2011

MERAWAT BULU KELINCI

.
1 komentar

MERAWAT BULU KELINCI



Salah satu yang menjadi penilaian hobbies dalam memilih kelinci adalah kebersihan dan kesehatan kelinci. Namun, seringkali kita hanya memperhatikan kesehatan kelinci dan kurang melihat pada kebersihannya. Kelinci yang memiliki kebersihan bulu dan tubuh tentu menjadi nilai tambah yang sangat besar. Kelinci yang bersih juga menjamin bahwa pemilik sangat menjaga dan memperhatikannya termasuk di dalamnya kesehatan kelinci. Hal ini, berlaku pula pada penghobi kelinci yang mengaku suka dan cinta dengan kelincinya. Semakin bersih dan rapi bulu kelinci miliknya, tentu semakin sehat pula kelincinya. Karena kebersihan adalah salah satu poin penting dalam mendeteksi kesehatan kelinci.

Semua setuju bahwa bulu kelinci yang bersih dan rapi menjadi idaman bagi setiap pemilik kelinci. Hal ini mutlak karena siapa yang tidak risih dan bahkan jijik jika melihat kelinci yang kotor dan tidak terawat. Siapa yang suka dengan kelinci dengan bulu yang gimbal dan kotor? Siapa pula yang betah berlama-lama dengan kelinci kesayangannya jika bulu dan tubuhnya penuh kotoran? Selain itu, tahukah bahwa kelinci yang kotor dapat membawa dampak negatif pula pada kita?

Sekali lagi perlu ditekankan bahwa lingkungan bersih dapat menjamin kesehatan. Hal ini berlaku pada semua makhluk hidup dan tentunya manusia. Sebagai contoh manusia yang tinggal di tempat kumuh akan lebih mudah terserang penyakit. Oleh karena itu, kami akan berbagi sedikit tips mengenai cara-cara praktis untuk menjaga kebersihan bulu dan tubuh kelinci.

Tips mudah pertama, jangan pernah atau sekali-sekali meletakkan kelinci kesayangan kita pada lingkungan yang basah dan lembab. Perhatikan pula jika teman-teman gemar melepas kelinci di halaman, usahakan untuk tidak melepas kelinci disaat tanah/taman dalam keadaan basah (terutama usai hujan turun). Lingkungan yang basah dan lembab tidak baik untuk kelinci karena dapat menimbulkan berbagai penyakit dan juga dapat mengurangi kebersihan bulunya.

Tips kedua, rajin-rajinlah untuk menyisir bulu kelinci kesayangan teman-teman. Semakin sering kita menyisir bulu kelinci kesayangan kita maka bulu-bulu mati kelinci akan terangkat dan dapat mencegah terjadinya gimbal dan rontok berlebih. Selain itu pula, tindakan menyisir ini juga sebagai cara untuk mencegah kelinci menggigiti kulit atau bulu (yang dapat menyebabkan gimbal) akibat rasa gatal yang disebabkan kotoran atau benda asing yang menempel. Usahakan sekali dalam sehari kita menyempatkan waktu sejenak untuk menyisir bulu kelinci kesayangan kita.

Tips ketiga, beri kelinci makanan yang banyak mengandung vitamin E. Vitamin ini banyak dalam terdapat dalam berbagai sayuran dan terkandung pula pada pakan kering kelinci (Rabbit Pellet).

Tips keempat, Hindarkan kelinci pada tempat yang terlampau panas karena suhu yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kerontokan pada bulu kelinci.

Tips kelima, terutama untuk kelinci yang berbulu panjang, sangat disarankan untuk menyediakan botol minuman khusus untuk kelinci agar saat minum bulu tidak ikut basah terkena air.

Tips keenam, jika kelinci anda saat ini dalam keadaan kotor dan susah untuk melakukan pembersihan, disarankan untuk membawa ke salon khusus kelinci agar mendapat penanganan lebih lanjut. Pastikan pula salon yang dikunjungi benar-benar ahli dalam meng-handle kelinci.

readmore »»
 

PETERNAKAN KELINCI SURABAYA PRADIKA RABBIT

Tempatnya Hobiis, Peternak dan Pecinta Kelinci Mencari Info dan Kelinci Berkualitas